Notice: register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/beritatimnas/public_html/wp-includes/functions.php on line 5229

Notice: add_filter was called incorrectly. Filter for "amp_is_enabled" added too late. To disable AMP, this filter must be added before the "plugins_loaded" action. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 2.0.) in /home/beritatimnas/public_html/wp-includes/functions.php on line 5229
Portal Berita Tim Nasional Sepak Bola | Portal Berita Tim Nasional Sepak Bola
Friday, November 27, 2020
Home Blog

Napoli Menjual Pemain Ke Chelsea Akibat Krisis Finansial

0

Napoli Menjual Pemain Ke Chelsea Akibat Krisis Finansial

 

Datang rumor dari Napoli bahwa timnya akan menjual 3 Pemain Bintang ke Chelsea yang kabarnya akibat dari krisis yang di alaminya. Layaknya banyak klub negara lain yang mengalami dampak dari finansial akibat pasca pandemic Covid -19 yang masih belum berakhir.

Napoli Menjual Pemain Ke Chelsea Akibat Krisis Finansial
Napoli Menjual Pemain Ke Chelsea Akibat Krisis Finansial

Kabarnya dampak finansial tersebut  menghantam klub yang berasal dari daerah selatan Italia dengan keras.  Saking terpuruknya Napoli yang dikabarkan  harus siap menjual 3 pemain bintang mereka untuk agar selamat dari kebangkrutan.

Dj Kasino Situs Bola Online

Krisis keuangan tersebut hingga membuat para punggawa Napoli belum menerima gaji selama 4 bulan. Hal ini yang kemudian membuat 3 bintang mereka bersiap untuk di jual  menuju klub yang memiliki  finansial lebih baik.

Sejalan hal ini Gennaro Gattuso sendiri  juga ingin meminimaliskan pengeluaran klub kabarnya telah merelakan  melepas 3 bintang andalan Napoli tersebut.

Ketiga bintang andalan Napoli sekaligus merupakan aset terpenting klub tersebut yang diantaranya Hirving Lozano, Dries Mertens, dan Kalidou Koulibaly.

Berdasarakan laporan dari Sportsmole serta Football London menyebutkan bila Lozano, Mertens, dan Koulibaly dapat merapat ke Chelsea yang dikabarkan yang telah siap menampung mereka bertiga.

Ketiga bintang Napoli tersebut akan menjadi anugerah tersendiri bagi Chelsea.  Karena ketiga bintang itu, telah memiliki kualitas untuk bisa membawa mereka keluar menjadi pesaing pada Liga Inggris musim 2020/21 ini.

Sedangkan info dari Chelsea harus bersaing dengan Liverpool, Manchester United, dan Manchester City dalam usaha mereka untuk bisa mendapatkan Ketiga  bintang Napoli tersebut.

Mantan Pacar Diego Maradonna Marah Karena Dilarang Masuk

0

Mantan Pacar Diego Maradonna Marah Karena Dilarang Masuk

Beritaliga – Diego Maradonna diketahui meninggal pada Kamis, 26/11/2020 pada usia 60 tahun karena menderita serangan jantung. Sebelum dibawa ke tempat peristirahatan terakhir jenazah Diego Maradona sempat disemayamkan di Istana Kepresidenan. Banyak pelayat yang hadir untuk menyaksikan proses pemakaman dan memberi penghormatan terakhir untuk El Pibe de ORO  (julukan untuk Maradaona yang artinya Si Anak Emas) termasuk mantan kekasihnya Rocio Oliva.

Mantan Pacar Diego Maradonna Marah Karena Dilarang Masuk
Mantan Pacar Diego Maradonna Marah Karena Dilarang Masuk

Jenazah Diego Armando Maradona telah disemayamkan di Pemakaman Bella Vista, Buenos Aires, Argentina. Sebelum  jenazah dimakamkan sempat terjadi kericuhan yang dipicu oleh kemarahn Rocio Oliva, mantan kekasih Diego Maradonna karena tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam Istana Kepresidenan.

Dj Kasino Situs Bola Online

Rocio Oliva  dan Diego Maradonna diketahui menjalin hubungan pada tahun 2012 dan menjalin kasih selama enam tahun dan kandas ditengah jalan pada tahun 2018. Saat Rocio Oliva datang untuk masuk ke gedung Istana Kepresidenan,pihak keamanan menolak untuk memberi akses masuk eksklusif kepada Rocio Oliva ke Casa Rosada, tempat jenazah disemayamkan. Rocio Oliva harus mengantre seperti ribuan pelayat lainnya.

Tentu hal ini membuat mantan kekasih Maradona kesal dan marah-marah. Mereka meminta saya datang pada pukul 07.00 ketika ribuan pelayat hadir dan saya harus mengantre seperti mereka, saya sudah menunggu lebih dari satu jam dan semua orang diizinkan mengucapkan perpisahan, sungguh memalukan.Saya datang untuk memberikan ciuman terakhir kepada mantan pacar saya dan tidak ada yang mengerti itu, sungutnya.

Selain marah-marah kepada media,Rocia Oliva juga terekam ribut dengan istri pertama Maradona, Claudia Villafane dan menuduh kalau Claudia sengaja menutup pintu untuknya. Orang-orang memberitahu saya bahwa pintu itu di bawah kewenangan Claudia ,saya ada di luar, banyak orang diperbolehkan masuk, mengapa saya tidak? Apakah kamu mengerti apa yang saya mau, ucap Rocio Oliva.

Rocio Oliva ditolak masuk ke Casa Rosada sedangkan istri pertama dan kedua Maradonna, Claudia Villafane dan Veronica Ojeda bahkan dapat mengikuti upacara proses pemakamam sejak awal hingga akhir dan diperbolehkan mengantar jenazah Diego Maradona hingga dibaringkan ke liang kubur.

Aubameyang : Ini Adalah Masalah Besar Di Arsenal !

0

Aubameyang : Ini Adalah Masalah Besar Di Arsenal !

Beritaliga – Pemain penyerang Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang menyadari masalah besar yang ada pada Arsenal adalah jumlah golnya.

Pada tahun 2018 lalu, Pierre-Emerick Aubameyang bergabung dengan Arsenal atau lebih tepatnya setelah direkrut dari Borussia Dortmund dan sejak itu ia selalu membuktikan bahwa Arsenal tidak salah telah memberikan harapan besar kepadanya.

Sebelum musim 2020/21 dimulai, Pierre-Emerick Aubameyang berhasil memberikan 70 gol dari 119 penampilan disemua kompetisi dan torehan itulah yang membuat Arsenal terus berusaha untuk meyakinkan dirinya untuk bertahan.

Kerja keras tersebut pada akhirnya membuahkan hasil, Pierre-Emerick Aubameyang pada akhirnya menandatangani kontrak baru dengan waktu selama 3 tahun, tapi setelah kontrak ditandatangani, Pierre-Emerick Aubameyang justru memberikan performa yang buruk.

Pierre-Emerick Aubameyang sendiri dikenal sebagai pemain yang paling aktif dalam urusan mencetak gol, sehingga tidak mengherankan jika jumlah gol Arsenal menurun pada saat performanya menurun.

Dj Kasino Situs Bola Online

Aubameyang : Ini Adalah Masalah Besar Di Arsenal !

Pierre-Emerick Aubameyang sendiri juga menyadari bahwa dirinya juga ikut bertanggung jawab dalam masalah ini.

“Masalah yang sedang terjadi pada saat ini adalah kurangnya gol, tapi pelatih dan semua pemain sudah mencoba untuk mengatasi masalah ini, meskipun hasilnya memang tidak bagus” ungkap Pierre-Emerick Aubameyang kepada AfriqueSports.

“Meskipun begitu kami tetap berharap bahwa semuanya akan baik-baik saja dan kami akan memperlihatkannya kepada dunia” sambung Pierre-Emerick Aubameyang.

Sementara itu, masalah ini juga telah disadari oleh Arteta, tapi ia tetap memperlihatkan sisi positif dalam perkembangan anak-anak didalam skuad.

“Pada saat saya melihat talenta muda dan masa depan yang kami hasilkan untuk mereka, hal tersebut membuat saya merasa terkesan” ungkap Arteta.

“Kami juga menyadari bahwa pada saat ini kami sedang mengalami masa-masa yang sulit, tapi kami juga tahu bahwa Arsenal akan menjadi yang terbaik” tandas Arteta.

Satgas Timnas Bikin Yunus Nusi Belum Tahu Dimana Kinerjanya

0

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi tak bisa bicara banyak saat ditanya soal kinerja Satga Timnas yang diketuai Syarif Bastaman.

Menurutnya sampai saat ini soal Timnas Indonesia yang diberi mandat oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yakni Indra Sjafri dan Endri.

“Sampai sekarang kan dipercayakan ke Coach Indra Sjafri dan Endri untuk menangani Timnas. Kami belum tahu sampai dimana kinerjanya (Satgas Timnas-red). Sampai saat ini arahannya Coach Indra sama Henry yang monitor terus,” kata Yunus Nusi saat ditemui di Lapangan G, GBK, Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Seperti diketahui, PSSI sebelumnya membentuk Satgas Timnas Indonesia pada Juni 2020.

Satgas tersebut bertugas untuk menangani Timnas Indonesia termasuk Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

Bahkan, setelah dibentuk, Satgas Timnas pernah vokal kepada Shin Tae-yong yang belum juga datang ke Indonesia.

Syarif Bastama kala itu mengancam Shin Tae-yong bakal dipecat jika tak menurut arahan PSSI.

“Wajar tidak pelatih datang ke Indonesia menolak gara-gara Covid-19. Dia memaksa kami untuk berlatih di Korea Selatan,” tegas Syarif Bastaman.

Syarif juga menyebut Shin Tae-yong mencari-cari alasan dengan menyebut kondisi di Indonesia mengkhawatirkan. Dia tak peduli, dan meminta Tae-yong memenuhi aturan sesuai kontrak.

“Mau Maradona, Mourinho, Arsene Wenger, Alex Ferguson, sama. Dia memenuhi kewajiban atau tidak. Kalau dia Tae -yong tidak datang harus kami evaluasi. Mungkin dipecat. Sejago apapun dia,” tegasnya.

Kini, kemana peran Satgas Timnas Indonesia dan Syarif Bastaman pun yang sebelumnya vokal tak lagi bersuara.

Kunjungi websitenya

Kenangan Luis Milla Saat Bertanding Lawan Diego Maradona

0

TRIBUNNEWS.COM – Kepergian Diego Maradona menyisakan banyak kenangan bagi banyak orang, termasuk buat mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla.

Milla mengenang kisah singkatnya bersama mendiang Diego Maradona saat bermain di Spanyol.

Luis Milla dan Maradona pernah sama-sama memperkuat Barcelona pada 1982 sampai 1984.

Baca juga: Video Gocekan Diego Maradona Bikin Kalang Kabut Timnas Indonesia

Baca juga: Belum Satu Pun Pemain yang Mampu Sentuh Rekor Diego Maradona Ini

Diego Maradona ketika masih bermain untuk Napoli.
Diego Maradona ketika masih bermain untuk Napoli. (Dok. Goal)

Sama itu, Milla masih “sekolah” di tim Barcelona B, sedangkan Maradona memperkuat tim senior.

Tak jarang, skuad junior Barca yang dihuni Milla diadu dengan Maradona dkk pada sesi latihan. 

Pertandingan antara tim utama Barcelona dan tim akademi biasanya digelar pada Kamis.

“Saat Maradona di sana (Barcelona), saya bermain di tim junior,” ucap Milla, seperti dilansir dari BeSoccer, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Mengingat Kembali Perkataan Diego Maradona Soal Gol Tangan Tuhan: Itu Tangan Saya, Bukan Curang

Diego Maradona saat berseragam Napoli.
Diego Maradona saat berseragam Napoli. (Twitter/@en_sscnapoli)

“Pelatih kepala Barcelona Luis Menotti biasa mengatur pertandingan antara tim senior dan tim akademi setiap Kamis,” Milla menambahkan.

“Kami memainkan banyak pertandingan melawan tim utama. Bagi saya, pada usia 18 tahun, Anda bisa membayangkan impian bermain melawan Maradona,” ucap Luis Milla.

Luis Milla kemudian naik ke tim utama Barcelona pada 1985, tetapi saat itu Maradona sudah berganti kostum Napoli.

Kunjungi websitenya


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/beritatimnas/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/beritatimnas/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673